contoh artikel jurnal ilmia
1. contoh artikel jurnal ilmia
maaf ya
semoga membantu
2. contoh artikel jurnal urban
Sastra adalah lingkar estetik, dengan equality antara penyair, teks dan audiens. Penyair-penyair terdahulu, yang menulis (katakanlah) syair dengan publik terlibat di dalamnya, tak memperlihatkan jarak antara teks, publik, dan penyair. Yang ada hanya lingkar estetik humanisme.
Puisi 'mengada' di dalam ingatan dan horison harapan pembaca, di dalam batas-batas persepsi dan imajinasi, (mungkin) pada sebentuk esok yang mereka kehendaki.
Sastra urban
Urban bukanlah kenyataan yang terbentuk secara kebetulan. Tapi, ia adalah bagian dari apa yang kita kerjakan di masa silam, yang di dalamnya termasuk berbagai kebijakan politik yang tidak adil, konsep dualisme kota-desa, dan kini terhubung dengan pemiskinan masyarakat pedesaan.
Sejarah itu, pada ujungnya, melahirkan kenyataan urban yang tidak terlepas dengan kenyataan kemiskinan dan pemiskinan, karena kelahirannya adalah sesuatu yang dikondisikan.
Kandungan sastra tentu tak lepas dari ragam persoalan kehidupan manusia dengan segala tetek-bengeknya. Semua terpapar dengan filosofi dan citraannya. Kekayaan pengalaman referensial dan faktual yang dimiliki pengarang dapat mewarnai karya dengan ketajaman pena dan kedalaman makna yang dikandungnya.
Sastra urban adalah kebangkitan sastrawan kebangsaan: sastra yang mampu memaknai kata dan menggetarkan kehidupan kemanusiaan. Sastra yang menyentuh dan bukan menyinggung: menghidupkan kembali ruh bangsa yang sekian lama belum terumuskan.
Bukankah sesungguhnya usia kebangsaan di negeri ini jauh Iebih tua dari usia negara? Maka sastra urban akan memfungsikan dirinya sebagai sumber perenungan, yang mampu berperan aktif untuk merumuskan kenyataan, mengabarkan keadaan bangsa manusia dimana tanah, sawah dan ladangnya telah berganti rupa, menumbuhkan pabrik-pabrik.
Kebiasaan (tradisi) menanam telah lama berganti menjadi keterpaksaan membeli. Konflik internal ini, sesungguhnya, sengaja dikondisikan oleh sebuah desain yang maha besar untuk kepentingan kapital. Akibatnya, sebuah perangkap diciptakan untuk menangkap dan menampung makhluk manusia, kemudian dihabisi tanpa kemanusiaan: dikejar-kejar, ditangkapi dan dimusnahkan daya hidupnya.
Tapi, seniman (sastrawan) selalu berusaha untuk menemukan ruangnya karena tuntutan nurani. Menjadikan sastra sebagai media yang selalu merdeka, merangkum persoalan hidup, yang lahir dari kesejatian manusia: layaknya sebuah puisi yang mencitrakan tragik kehidupan yang sesunggulhnya.
Kota takkan memberi ruang kultural bagi mereka dan mereka dipaksa untuk menjadi konsumer, bukan memproduksi. Tak dapat dibayangkan, dalam hitungan kira-kira, 20 tahun ke depan, generasi (anak cucu) kita akan makin tumbuh invalid karena kehilangan akar budayanya.
Seni akan berubah menjadi iven dan ini sudah jelas bukan citraan hidup manusia. Dari sinilah sastra urban 'mengada', menyiapkan perangkat dan fungsinya, menyelamatkan kehidupan kemanusiaan!
Serba getir
Sastra urban lahir di zaman yang serba getir, ditulis/dilisankan oleh manusia yang segelintir, yang menyadari keberadaan bahwa seni adalah kebutuhan rohani. Tapi, karena mahalnya pertunjukan, malam dan hujan, sementara besok harus 'memburuh' lagi, maka sastra harus diantarkan.
Dengan kata lain, kerlip cahaya sastra belum tentu muncul di kampus-kampus, tapi di jalanan, karena bintang itu bukan di dalam sangkar tapi di angkasa.cotohnya LEGENDA ..semoga membantu!
3. pengertian artikel jurnal serta contohnya
Kita ambil ”Jurnal Sosiologi Pendidikan” sebagai contoh. Jurnal tersebut berisi kumpulan artikel yang membahas tentang sosiologi pendidikan. Penulis artikel bisa dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, dosen, guru, peneliti, praktisi dan sebagainya. Artikel jurnal yang menrupakan laporan penelitian secara tipikal terdiri dari beberapa bagian dari judul, abstrak, deskripsi pengantar, kajian pustaka, metodologi, hasil analisis, diskusi dan implikasi hasil penelitian. Kadang disertai usulan tentang agenda riset lanjutan dan rekomendasi.
4. Uraikan perbedaan antara tata artikel dari koran dengan artikel Dari jurnal ilmiah!
Penjelasan:
Tata artikel kimia disusun secara hasil dari observasi dan memiliki Unsur yang lebih konkret serta lebih jelas dan kebenaran berupa ilmiah namun jika tata artikel koran adalah sebuah berita yang dicari dan ditelusuri untuk mendapatkan suatu informasi yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi
________
Detail penjelasan:
Mapel : B. Indonesia
Kelas : 9
Kata kunci: artikel
#ayo belajar!
5. tuliskan 3 contoh teks non-fiksi (artikel, jurnal, berita)Jangan asal jawab!
Jawaban:
semoga membantu ya dek semangat belajar nya dek
6. Apa perbedaan antara jurnal dan artikel?
Penjelasan:
Artikel adalah suatu karya tulis dengan jumlah kata tertentu dengan berisikan gagasan / fakta yang dapat mempengaruhi pembaca (Membujuk, Mendidik, Menghibur, dan Meyakinkan) dan di publikasikan ke media agar bisa dilihat banyak orang.
Jurnal Adalah suatu karya ilmiah yang berisikan artikel artikel tertentu dengan pembahasan yang saling berkaitan antara satu sama lain, naskah artikel yang dikumpulkan untuk jurnal harus melewati tahap evaluasi, biasnya jurnal terbit secara berkala.
Jawaban:
artikel ada tulisan yang di tulis berdasarkan imajinasi, pengalaman seseorang sedangan jurnal adalah tulisan yang di buat berdasarkan waktu,.
Penjelasan:
artikel robert j.di soft
jurnal antani. dm. sts
7. teknik meringkas artikel
1) diwaca
2) dipahami
3) dicatet bakune gagasan
4) diringkes
1. Membaca Teks Atau Naskah Yang Asli
2. Menentukan dan Mencatat Gagasan Utama
3. Mulai Menulis Ringkasan (Resume)
4. Membaca Kembali Ringkasan (Resume) Yang Telah Dibuat
8. contoh 5 artikel anotasi jurnal tentang pendidikan
Penjelasan:
judul,abstrak, deskripsi pengantar,kajian pustaka, metodologi,dan hasil analisis
maaf kalok salah
semoga membatu
9. artikel Dari jurnal merupakan beberapa contoh jenis teks?..
Jawaban:
Artikel dari jurnal merupakan salah satu contoh jenis teks nonfiksi. Teks nonfiksi adalah teks yang berisi fakta atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Jenis teks nonfiksi lainnya termasuk biografi, karya sastra, dan artikel surat kabar atau majalah. Artikel adalah sebuah tulisan prosa nonfiksi, berbentuk biasa, dan bagian bebas dari sebuah majalah, koran, dan lain-lain. Artikel yang ditulis juga berasal dari tema yang variatif, mulai dari artikel tentang gaya hidup, olahraga, entertainment, politik, dan masih banyak lagi.
10. dalam meringkas artikel ilmiah, dalam pencantuman penulis. siapakah yang perlu dicantumkan? kita yang meringkas atau pemiilik artikel ilmiah?
Jawaban:
pemilik artikelnya, karena kita cuma meringkas, kalau kita yang membuat artikel terebut barulah kita yang dicantumkan
11. perbandingan antara artikel dari koran dan artikel dari jurnal ilmiah
Jawaban:artikel isinya lebih menjelaskan suatu kejadian koran hanya mengabarkan singkat dari kejadian jurnal ilmiah isinya tentang kejadian fakta dan benar artikel isinya belum tentu terjadi atau benar adanya
12. Artikel,tesis,disertasi,jurnal,dan, feature merupakan contoh dari karangan
Jawaban:
karangan yng dengan kejadian nyata, dan sesuai dengan apa yng dilihat
13. persamaan artikel dan jurnal
1.artikel:pengalan beberapa kalimat yang terdiri dari beberapa paragraf dan keterangan singkat tapi jelas
2.jurnal:suatu karya tulis yang terdiri dari beberapa bab(biasanya terdiri dari 3 bab) yang isinya terdiri dari permasalahan, teori2 yang mendukung dan metode penelitian. tetapi hasil dari jurnal masih belum benar/akurat dan perlu untuk di perjelas atau perlu untuk penelitian lebih lanjut untuk pembuktian(hipotesis)
hasilnya berupa karya tulis(skripsi/tesis/desertasi)
14. contoh artikel di jurnal ilmiah!!!pleass mau disetor sekarang.
Jawaban:
Setelah kita mengetahui bagaimana pengertian artikel ilmiah, kita juga harus mengetahui apa saja ciri-ciri artikel ilmiah itu sendiri. Berikut ini ciri-ciri artikel ilmiah:
Artikel ilmiah lebih bersifat faktual dan objektif. Maksudnya dalam membuat artikel, kita hanya menampilkan fakta yang ada, bukan sekedar realita atau malah dongeng dan mitos.
Selain itu, sebagai penulis kita tidak bisa melibatkan perasaan pribadi walaupun tulisan itu bertentangan dengan apa yang kita yakini.
Artikel ilmiah menggunakan pemikiran yang logis dan empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya.
Artikel ilmiah bukan bertujuan untuk mempengaruhi pembaca, tetapi untuk mendidik pembaca agar mencari suatu fakta.
Pengaruh dalam artikel ilmiah ini bukan menuntut pembaca agar meyakini kebenarannya, tetapi lebih dimaksudkan agar pembaca menilai sendiri kebenarannya.
Pembuatan artikel ilmiah digunakan untuk kepentingan ilmiah atau kepentingan ilmu pengetahuan.
Artikel ilmiah ditulis secara sistematis dan terurut.
Artikel ilmiah menggunakan hipotesis awal yang kemudian dilakukan analisis masalah atau pembahasan yang ada. Hipotesa ini bisa jadi benar bisa jadi salah karena merupakan beberapa kesimpulan awal sebelum melakukan pembahasan.
Gaya bahasa artikel ilmiah menggunakan bahasa formal dan juga fokus dalam ilmu pengetahuan, walaupun tidak se kaku karya tulis ilmiah.
Menggunakan bahasa yang eksplisit atau tegas. Bahasa yang ambigu dan berbelit-belit tidak diperkenankan dalam artikel ilmiah.
Gaya penulisan artikel ilmiah menggunakan metode penulisan ilmiah agar bisa dibedakan mana yang artikel ilmiah mana yang bukan ilmiah atau non ilmiah.
Artikel ilmiah ditulis dan dikembangkan berdasarkan referensi atau rujukan yang jelas. Oleh karena itu, artikel ilmiah selalu mencantumkan daftar pustaka atau bibliografi.
15. contoh(ringkasan) artikel tentang karakteristik ragam kuliner di indonesia yang berkaitan dengan aspek sosial budaya.
karteristik ragam kuliner budaya indonesia akan meningkatkan penghasilan negara karena berkaitan dengan masalah masalah budaya dan negara contohnya : akan meningkatkan jumlah turis yang datang ke indonesia
#maafkalosalahT_T
16. Contoh artikel (bebas) beserta ringkasannya dalam bahasa Inggris
Jawaban:
Beware of Ebola EpidemicRecently, Ebola epidemic that attacks the West African region, causing the world’s attention. WHO has released the data, there are at least 800 people who died after the Ebola virus. This disease has a very high mortality rate, 90 percent of patients died. Unfortunately, vaccine or drug to cure Ebola still haven’t found yet.
The Ebola virus was first discovered in Africa in 1976. Originally, the virus only attacks primates such as monkeys and apes. But now, it has evolved into dangerous disease because the ebola is transmitted to humans. This year, the Ebola virus is raging, the number of deaths has been increased two times more than in 1976, reported by BBC.com.
The increasing case of the Ebola epidemic in West Africa in the 2014 caused anxiety. Ebola virus which attacks the body’s defense system is similar with the HIV virus. Early symptoms are similar to flu symptoms such as high fever, body weakness, muscle pain and headache.The Most Deadly Virus
What makes Ebola virus became so dangerous is its ability to breed. This virus can agglutinate blood cells, then this condition can inhibit blood flowing to other organs. If the organs lack of blood, it will cause some damages. After attacking the blood, ebola virus also attacks other organs, such as kidney, brain, intestine, liver and so on. Many of ebola patients died because of kidney failure.
Very Fast Transmission
Ebola virus transmission can occur from a contact of body fluids, blood, and all the things that have been used by patient. Therefore, ebola patients must be isolated in order to avoid a direct contact with other people. The medical teams who handle the patients also have to wear special cloth in order to prevent the spread of the virus. Currently, a citizen of the United States has been infected with ebola. Indonesian Health Ministry itself has issued a travel warning for the people who will visit the countries of Guinea, Sierra and Liberia.
There are some ways to prevent the ebola virus. We have to keep clean and do not make direct contact with patients. Hopefully soon, vaccines and drugs will be discovered so the number of dead can be decreased.
Penjelasan:
so the Ebola virus is very dangerous and deadly
maaf kalo salah semoga membantu
17. APA BEDANYA JURNAL DENGAN ARTIKEL
Jurnal (ilmiah) dalam bentuk dalam buku yang dipublikasi, isinya terfdiri dari banyak artikel (minimal 8 artikel) sesuai ketentuan yang berlaku.
Kalau artikel (ilmiah) merupakan tulisan bisa dari hasil penelitian ilmiah atau tulisan ilmiah yang dimuat di jurnal ilmiah, atau majalah populer, atau media lainnya.
18. Apa perbedaan antara jurnal dan artikel?
Pembahasan
Artikel adalah sebuah hal yang berupa hasil dari penulisan yang ditulis dan biasanya dilengkapi dengan informasi-informasi yang sudah faktual (benar-benar nyata). Selain itu, artikel juga bisa dikatakan sebagai salah satu karangan yang dipublikasikan lewat media online seperti blog maupun bisa lewat cetakan yang nanti hasilnya berupa koran, majalah, dan lain sebagainya. Artikel biasanya ditulis dalam rangka bertujuan supaya bisa memberikan informasi yang bisa mendidik seperti memberikan fakta-fakta menarik seputar dunia, memberikan ilmu pengetahuan dan adapun artikel yang sifatnya bisa menghibur.
Berdasarkan penelitian yang ada pada artikel, dibedakan lagi menjadi dua diantaranya yaitu artikel penelitian dan artikel non-penelitian. Bedanya diantaranya adalah sebagai berikut:
- Artikel penelitian adalah artikel yang ditulis berdasarkan penelitian-penelitian yang sifatnya ilmiah. Yaitu artikel yang hanya berisi hal-hal penting, contohnya adalah penemuan yang ada pada penelitian yang ditulis lewat artikel, penjelasan terhadap hasil temuan pada penelitiannya lalu pada akhirannya biasanya dilengkapi dengan kesimpulan.
- Artikel Non-penelitian adalah artikel yang tidak mengarah kepada laporan seperti pada artikel penelitian. Sifatnya sendiri tidak memiliki kepanjangan yang bisa melebihi 20 halaman. Dan, biasanya artikel non-penelitian tidak terlalu rumit banget seperti pada artikel penelitian. Yang berarti, tetap bisa dikategorikan dalam jenis artikel ilmiah tetapi tidak terlalu kepanjangan.
Lalu, bedanya dengan jurnal?
Jurnal adalah salah satu hal yang berupa isiannya tertulis dari sekumpulan artikel yang ditulis didalamnya. Dan, untuk jadwal publikasinya buat jurnal biasanya dilakukan setidaknya 2-4 kali dalam setahun ataupun bisa dihitung sebagai seperempat kali dalam setahun. Jurnal biasanya ditulis secara ilmiah dan sebelum dipublikasi, akan melewati yang namanya tahapan direview terlebih dahulu sebelum dipublikasi. Dan, setelah melewati proses tahapan evaluasi. Barulah, disana akan dipublikasikan jurnal tersebut. Lalu, kira-kira bagaimana dengan isian apa saja di Jurnal? umumnya, Jurnal ditulis berdasarkan inspirasi ataupun berbagai sumber dan informasi yang didapatkan dari setiap penulisan di artikel. Untuk pembagiannya jurnal sendiri ada 3 macam yaitu diantaranya adalah: jurnal yang hanya ditargetkan untuk profesi, jurnal yang bersifat akademik dan jurnal popular.
Pelajari Lebih LanjutTentang hal-hal yang berkaitan, dapat disimak juga di:
Bagaimana karakteristik penggunaan kata dalam Artikel: https://brainly.co.id/tugas/19296625Artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi setiap peristiwa: https://brainly.co.id/tugas/26129062Teks editorial tentang rendahnya minat baca para pelajar indonesia: https://brainly.co.id/tugas/24887896Detail JawabanKelas: VII
Mapel: Bahasa Indonesia
Bab: Menulis Karya Ilmiah
Kode Kategorisasi: 7.1.5
Kata kunci: Beda Jurnal dan Artikel
≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡
#OptiTeamCompetition
#AprilMay2020
#TingkatkanPrestasimu
19. Perbandingan artikel dari koran dan artikel dari jurnal ilmiah
artikel:karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipubikasikan dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik dan menghibur
20. berikan contoh artikel jurnal sastra urban secara lengkap
Sastra adalah lingkar estetik, dengan equality antara penyair, teks dan audiens. Penyair-penyair terdahulu, yang menulis (katakanlah) syair dengan publik terlibat di dalamnya, tak memperlihatkan jarak antara teks, publik, dan penyair. Yang ada hanya lingkar estetik humanisme.
Puisi 'mengada' di dalam ingatan dan horison harapan pembaca, di dalam batas-batas persepsi dan imajinasi, (mungkin) pada sebentuk esok yang mereka kehendaki.
Sastra urban
Urban bukanlah kenyataan yang terbentuk secara kebetulan. Tapi, ia adalah bagian dari apa yang kita kerjakan di masa silam, yang di dalamnya termasuk berbagai kebijakan politik yang tidak adil, konsep dualisme kota-desa, dan kini terhubung dengan pemiskinan masyarakat pedesaan.
Sejarah itu, pada ujungnya, melahirkan kenyataan urban yang tidak terlepas dengan kenyataan kemiskinan dan pemiskinan, karena kelahirannya adalah sesuatu yang dikondisikan.
Kandungan sastra tentu tak lepas dari ragam persoalan kehidupan manusia dengan segala tetek-bengeknya. Semua terpapar dengan filosofi dan citraannya. Kekayaan pengalaman referensial dan faktual yang dimiliki pengarang dapat mewarnai karya dengan ketajaman pena dan kedalaman makna yang dikandungnya.
Sastra urban adalah kebangkitan sastrawan kebangsaan: sastra yang mampu memaknai kata dan menggetarkan kehidupan kemanusiaan. Sastra yang menyentuh dan bukan menyinggung: menghidupkan kembali ruh bangsa yang sekian lama belum terumuskan.
Bukankah sesungguhnya usia kebangsaan di negeri ini jauh Iebih tua dari usia negara? Maka sastra urban akan memfungsikan dirinya sebagai sumber perenungan, yang mampu berperan aktif untuk merumuskan kenyataan, mengabarkan keadaan bangsa manusia dimana tanah, sawah dan ladangnya telah berganti rupa, menumbuhkan pabrik-pabrik.
Kebiasaan (tradisi) menanam telah lama berganti menjadi keterpaksaan membeli. Konflik internal ini, sesungguhnya, sengaja dikondisikan oleh sebuah desain yang maha besar untuk kepentingan kapital. Akibatnya, sebuah perangkap diciptakan untuk menangkap dan menampung makhluk manusia, kemudian dihabisi tanpa kemanusiaan: dikejar-kejar, ditangkapi dan dimusnahkan daya hidupnya.
Tapi, seniman (sastrawan) selalu berusaha untuk menemukan ruangnya karena tuntutan nurani. Menjadikan sastra sebagai media yang selalu merdeka, merangkum persoalan hidup, yang lahir dari kesejatian manusia: layaknya sebuah puisi yang mencitrakan tragik kehidupan yang sesunggulhnya.
Kota takkan memberi ruang kultural bagi mereka dan mereka dipaksa untuk menjadi konsumer, bukan memproduksi. Tak dapat dibayangkan, dalam hitungan kira-kira, 20 tahun ke depan, generasi (anak cucu) kita akan makin tumbuh invalid karena kehilangan akar budayanya.
Seni akan berubah menjadi iven dan ini sudah jelas bukan citraan hidup manusia. Dari sinilah sastra urban 'mengada', menyiapkan perangkat dan fungsinya, menyelamatkan kehidupan kemanusiaan!
Serba getir
Sastra urban lahir di zaman yang serba getir, ditulis/dilisankan oleh manusia yang segelintir, yang menyadari keberadaan bahwa seni adalah kebutuhan rohani. Tapi, karena mahalnya pertunjukan, malam dan hujan, sementara besok harus 'memburuh' lagi, maka sastra harus diantarkan.
Dengan kata lain, kerlip cahaya sastra belum tentu muncul di kampus-kampus, tapi di jalanan, karena bintang itu bukan di dalam sangkar tapi di angkasa.
21. contoh karya ilmiah, artikel dalam jurnal
. Latar Belakang Masalah
Belakangan ini sampah menjadi konsen besar dunia karena permasalahan yang terus ditimbulkannya. Ada banyak kerugian yang disebabkan oleh sampah yang berdampak bagi kesehatan manusia. Nampaknya masih banyak orang yang enggan mendaur ulang sampah sehingga menyebabkan sampah terus menumpuk. Karena itu penelitian mengenai pemanfaatan kembali sampah penting untuk dilakukan.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana cara memanfaatkan kembali sampah?
C. Tujuan Penelitian
Dapat mengetahui cara pemanfaatan kembali sampah
BAB II
Pembahasan
Sampah yang banyak dihasilkan oleh masyarakat sebenarnya masih bisa digunakan agar tidak terlalu banyak menumpuk. Pemanfaatan kembali sampah pada dasarnya tidak memerlukan waktu lama. Yang terpenting adalah kreatifitas dan ketekunan.Untuk sampah organik bisa diolah kembali menjadi pupuk.
Sedangkan sampah kertas bisa didaur ulang dan dijadikan kertas lagi. Untuk sampah plastik dan kaleng bisa dimanfaatkan untuk dijadikan berbagai wadah, tergantung ukuran. Kesemua pemanfaatan sampah tersebut tergolong ke dalam reuse atau pemanfaatan kembali.
BAB III
Penutup
Kesimpulan
Sampah memang tidak terlepas dari kehidupan manusia dan seringkali menimbulkan masalah. Akan tetapi bukan berarti tidak ada solusi untuk hal itu. Ada banyak cara untuk memanfaatkan sampah bahkan mengubahnya menajadi sumber penghasilan.
22. Apa yang dapat dipelajari dari perbandingan sebuah artikel dari koran dan sebuah artikel dari jurnal
Jawaban:
Kita Dapat Mempelajari Bahwa Artikel isinya lebih menjelaskan suatu kejadian&Koran hanya mengabarkan singkat dari kejadian jurnal ilmiah isinya tentang kejadian fakta dan benar artikel isinya belum tentu terjadi atau benar adanya
Maaf Klu Salah:(
Smoga Membantu^^
Jangan Lupa Rate Jawabanku ya:)
Makasih^^
*Klu Ada Yg Salah / Kurang Tepan Langsung Tulis Di Komentar Ya...
23. Apa perbedaan artikel koran/majalah dengan artikel jurnal ilmiah??
koran atau majalah isinya belum pasti /belum tentu benar
jurnal hasilnya sudah di teliti dan pasti benar
24. contoh artikel jurnal sastra urban
Sastra adalah lingkar estetik, dengan equality antara penyair, teks dan audiens. Penyair-penyair terdahulu, yang menulis (katakanlah) syair dengan publik terlibat di dalamnya, tak memperlihatkan jarak antara teks, publik, dan penyair. Yang ada hanya lingkar estetik humanisme.
Puisi 'mengada' di dalam ingatan dan horison harapan pembaca, di dalam batas-batas persepsi dan imajinasi, (mungkin) pada sebentuk esok yang mereka kehendaki.
Sastra urban
Urban bukanlah kenyataan yang terbentuk secara kebetulan. Tapi, ia adalah bagian dari apa yang kita kerjakan di masa silam, yang di dalamnya termasuk berbagai kebijakan politik yang tidak adil, konsep dualisme kota-desa, dan kini terhubung dengan pemiskinan masyarakat pedesaan.
Sejarah itu, pada ujungnya, melahirkan kenyataan urban yang tidak terlepas dengan kenyataan kemiskinan dan pemiskinan, karena kelahirannya adalah sesuatu yang dikondisikan.
Kandungan sastra tentu tak lepas dari ragam persoalan kehidupan manusia dengan segala tetek-bengeknya. Semua terpapar dengan filosofi dan citraannya. Kekayaan pengalaman referensial dan faktual yang dimiliki pengarang dapat mewarnai karya dengan ketajaman pena dan kedalaman makna yang dikandungnya.
Sastra urban adalah kebangkitan sastrawan kebangsaan: sastra yang mampu memaknai kata dan menggetarkan kehidupan kemanusiaan. Sastra yang menyentuh dan bukan menyinggung: menghidupkan kembali ruh bangsa yang sekian lama belum terumuskan.
Bukankah sesungguhnya usia kebangsaan di negeri ini jauh Iebih tua dari usia negara? Maka sastra urban akan memfungsikan dirinya sebagai sumber perenungan, yang mampu berperan aktif untuk merumuskan kenyataan, mengabarkan keadaan bangsa manusia dimana tanah, sawah dan ladangnya telah berganti rupa, menumbuhkan pabrik-pabrik.
Kebiasaan (tradisi) menanam telah lama berganti menjadi keterpaksaan membeli. Konflik internal ini, sesungguhnya, sengaja dikondisikan oleh sebuah desain yang maha besar untuk kepentingan kapital. Akibatnya, sebuah perangkap diciptakan untuk menangkap dan menampung makhluk manusia, kemudian dihabisi tanpa kemanusiaan: dikejar-kejar, ditangkapi dan dimusnahkan daya hidupnya.
Tapi, seniman (sastrawan) selalu berusaha untuk menemukan ruangnya karena tuntutan nurani. Menjadikan sastra sebagai media yang selalu merdeka, merangkum persoalan hidup, yang lahir dari kesejatian manusia: layaknya sebuah puisi yang mencitrakan tragik kehidupan yang sesunggulhnya.
Kota takkan memberi ruang kultural bagi mereka dan mereka dipaksa untuk menjadi konsumer, bukan memproduksi. Tak dapat dibayangkan, dalam hitungan kira-kira, 20 tahun ke depan, generasi (anak cucu) kita akan makin tumbuh invalid karena kehilangan akar budayanya.
Seni akan berubah menjadi iven dan ini sudah jelas bukan citraan hidup manusia. Dari sinilah sastra urban 'mengada', menyiapkan perangkat dan fungsinya, menyelamatkan kehidupan kemanusiaan!
Serba getir
Sastra urban lahir di zaman yang serba getir, ditulis/dilisankan oleh manusia yang segelintir, yang menyadari keberadaan bahwa seni adalah kebutuhan rohani. Tapi, karena mahalnya pertunjukan, malam dan hujan, sementara besok harus 'memburuh' lagi, maka sastra harus diantarkan.
Dengan kata lain, kerlip cahaya sastra belum tentu muncul di kampus-kampus, tapi di jalanan, karena bintang itu bukan di dalam sangkar tapi di angkasa.
25. Artikel Jurnal Ilmiah adalah? Dan apa saja jenis jenis artikel jurnal ilmiah
Jurnal ilmiah adalah majalah publikasi yang memuat KTI (Karya Tulis Ilmiah) yang secara nyata mengandung data dan informasi yang mengajukan iptek dan ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala.
1. Artiket budaya
2. artiket politik
3. artikel olhraga
4. artikel pndidikan, dll
26. contoh artikel jurnal dan pengertiannya
Jurnal adalah salah satu media untuk menyampaikan infomasi dalam bentuk tulisan artikel. Secara umum, proses penerbitan jurnal dilakukan secara berkala dengan waktu yang ditentukan
27. artikel mengenai mobilitas sosial artikel tersebut, kamu analisis dan buat ringkasannya
Jawaban:
A. Definisi Mobilitas Sosial
Istilah Mobilitas berasal dari kata mobilis yang berarti mudah melakukan pergerakan atau mudah untuk dipindahkan.
Mobilitas sosial (social mobility) merupakan suatu pergerakan dalam struktur sosial, yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi dalam suatu kelompok sosial. Mobilitas sosial dapat terjadi pada semua anggota masyarakat walaupun dengan kecepatan yang relatif berbeda, sesuai dengan sistem yang diterapkan masyarakat dalam menyusun kehidupan sosialnya.
Definisi mobilitas sosial menurut pendapat para ahli :
William Kornblum (1988:172). Mobilitas sosial ialah perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga, dan kelompok sosial dari satu lapisan ke lapisan sosial lainnya.
Michael S. Basis (1988:276). Mobilitas sosial ialah perpindahan lingkungan sosio-ekonomi baik ke atas ataupun ke bawah yang dapat mengubah status sosial seseorang di dalam masyarakat.
H. Edward Ransford (Sunarto, 2001:108). Mobilitas sosial ialah perpindahan baik ke atas ataupun ke bawah di dalam lingkungan sosial secara hierarki.
Kimball Young dan Raymond W. Mack (Soekanto, 2001:275). Mobilitas sosial merupakan suatu mobilitas dalam struktur sosial, yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi dalam suatu kelompok sosial. Jadi, mobilitas sosial ialah suatu perubahan atau perpindahan kelas-kelas sosial, baik keatas ataupun ke bawah, yang dialami oleh seorang individu atau kelompok sosial, sehingga memberikan dampak berupa perubahan kelas baru yang diperoleh individu atau kelompok tersebut.
Artikel Tentang Mobilitas Sosial
B. Jenis-Jenis Mobilitas Sosial
Berdasarkan tipenya, mobilitas sosial dibedakan menjadi empat macam yaitu mobilitas sosial vertikal, mobilitias sosial horizontal, mobilitas sosial lateral, dan mobilitas sosial struktural.
1. Mobilitas sosial vertikal
Mobilitas sosial vertikal merupakan perpindahan individu atau objek dari suatu kedudukan sosial tertentu ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat. Jadi pergerakannya bersifat vertikal; dari kedudukan sosial atas ke kedudukan sosial bawah atau sebaliknya dari bawah ke atas. Mobilitas ini dibedakan menjadi dua macam, yakni :
a. Mobilitas vertikal naik atau social climbing mobility (upward mobility)
Dua bentuk contoh utama dalam mobilitas ini yaitu masuknya individu yang mulanya memiliki kedudukan lebih rendah ke dalam kedudukan yang lebih tinggi dan pembentukan suatu kelompok baru yang kemudian ditempatkan pada derajat yang lebih tinggi dari kedudukan individu pembentuk kelompok tersebut.
b. Mobilitas vetikal turun atau social sinking mobility (downward mobility)
Mobilitas vertikal turun mempunyai arti bahwa perpindahan seseorang ke kelas sosial yang lebih rendah dari sebelumnya. Dalam mobilitas ini juga terdapat dua bentuk utama, yakni :
Turunnya kedudukan seorang individu ke kedudukan yang lebih rendah dari kedudukan sebelumnya.
Turunnya derajat suatu kelompok individu yang dapat berupa disintegrasi kelompok dalam suatu kesatuan.
2. Moblitas Sosial Horizontal
Mobilitas sosial horizontal adalah peralihan individu atau kelompok sosial dari suatu kedudukan sosial tertentu ke kedudukan sosial lainnya yang sederajat. Mobilitas sosial horizontal tidak menimbulkan pengaruh sosial secara langsung terhadap status sosial seorang individu dan skala wibawanyapun tidak berubah menjadi naik ataupun turun.
3. Mobilitas Sosial Lateral
Mobilitas sosial lateral disebut juga mobilitas geografis. Mobilitas sosial lateral mengacu pada mobilitas perpindahan orang-orang, baik secara individu maupun kelompok, dari wilayah satu ke wilayah yang lain yang secara tidak langsung mengubah status sosial seseorang. Mobilitas sosial lateral dibagi menjadi dua macam, yaitu:
Mobilitas permanen, yaitu mobilitas sosial yang bermaksud melakukan perpindahan secara permanen.
Mobilitas tidak permanen, yaitu segala bentuk mobilitas individu atau kelompok yang bersifat sementara.
Ciri khas dari mobilitas sosial lateral adalah adanya mobilitas individu maupun kelompok secara fisik dari suatu tempat ke tempat lain.
4. Mobilitas Sosial Struktural
Menurut Basis, mobilitas struktural merupakan mobilitas yang disebabkan oleh inovasi tekhnologi, urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, peperangan dan kejadian-kejadian lainnya yang mengubah struktur dan jenis kelompok-kelompok dalam masyarakat. Jadi dapat disimpulkan bahwa mobilitas struktural dapat meliputi kesatuan yang luas dan kompleks. Mobilitas struktural dapat pula mengarah pada perpindahan status sosial ke atas dan dapat pula mengarah pada perpindahan status sosial ke bawah. Jadi dapat disimpulkan bahwa, mobilitas struktural lebih cenderung untuk mengarah pada mobilitas sosial vertikal.
Demikianlah penjelasan singkat dalam Artikel Tentang Mobilitas Sosial ini. Semoga bermanfaat sebagai bahan rujukan.
28. perbedaan artikel dengan jurnal
ARTIKEL adalah 1) karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dsb; 2) Huk bagian undang-undang atau peraturan yang berupa ketentuan: pasal; 3) Ling unsur yang dipakai untuk membatasi atau membatasi nomina, msl the dalam bahasa Inggris..
JURNAL adalah 1) (buku) catatan harian; 2) surat kabar harian; 3) Dag buku yang dipakai sebagai buku perantara antara buku harian dan buku besar; 4) Dag buku yang di pakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu; 5) majalah yang khusus memuat artikel di satu bidang ilmu tertentu. Misalnya: catatan mengenai Olah Raga, Pendidikan Tinggi Teologi Agama, dsb.Jurnalis adalah orang yang pekerjaan mengumpulkan dan menulis berita dalam surat kabar dan sebagainya; wartawan.
29. Jelaskan apa yang di maksud artikel,dan bagaimana artikel bisa masuk di sebuah jurnal!
Jawaban:
Artikel ialah suatu karangan tertulis dengan panjang yang tidak ditentukan dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan serta fakta dengan maksud mendidik, menghibur, dan meyakinkan.
Penjelasan:
aku cuman tau itu doang sisanya engga,maaf yaa
30. kekurangan dan kelebihan jurnal artikel
Kelebihan dan kekurangan jurnal Kelebihan :
kelebihan:
- Abstrak jelas, sehingga dengan membaca abstraknya saja pembaca dapat mengetahui hasil dari -penelitian tersebut
- kesimpulan yang dibuat sudah terperinci dan dipaparkan secara jelas
- prosedur penelitian disusun dengan teratur, sehingga mudah untuk dipahami
Kekurangan :
- Tidak ada respon dari masyrakat tentang hasil dari penelitian tersebut
- Tidak ada prosentasenya
- Tidak ada saran untuk penelitian selanjutnya
31. Apa yang dimaksud artikel jurnal?
Jawaban:
salah satu sumber terkini yang menjadi acuan adalah artikel jurnal. pada umumnya artikel jurnal ditulis oleh para ahli di bidangnya atau hasil dari satu penelitian. ... Artikel jurnal itu sendiri dimuat pada satu jurnal ilmiah yang umumnya memuat bidang disiplin kajian tertentu
32. perbedaan jurnal dengan artikel
Jawaban:
Artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam suatu jurnal atau pun buku kumpulan artikel yang ditulis dengan pedoman tata cara ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan
Jurnal adalah publikasi periodik yang isinya adalah sejumlah artikel yang diterbitkan secara berkala pada interval tertentu.
Penjelasan:
33. perbedaan jurnal dan artikel
Jawaban:
jurnal adalah semua transaksi keuangan suatu badan usaha atau organisasi yang dicatat secara kronologis[1] dan bertujuan untuk pendataan, termasuk di dalamnya jumlah transaksi, nama-nama transaksi baik memengaruhi atau dipengaruhi, dan waktu transaksi berjalan[2] .
kalau artike adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan di media online maupun cetak (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.
34. apa beda jurnal, artikel dan tutorial
Jurnal
Jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan
Artikel
Artikel adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tatacara ilmiah dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan.
Tutorial
Tutorial adalah metode mentransfer pengetahuan dan dapat digunakan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
35. contoh artikel jurnal sastra urban
Sastra adalah lingkar estetik, dengan equality antara penyair, teks dan audiens. Penyair-penyair terdahulu, yang menulis (katakanlah) syair dengan publik terlibat di dalamnya, tak memperlihatkan jarak antara teks, publik, dan penyair. Yang ada hanya lingkar estetik humanisme.
Puisi 'mengada' di dalam ingatan dan horison harapan pembaca, di dalam batas-batas persepsi dan imajinasi, (mungkin) pada sebentuk esok yang mereka kehendaki.
Sastra urban
Urban bukanlah kenyataan yang terbentuk secara kebetulan. Tapi, ia adalah bagian dari apa yang kita kerjakan di masa silam, yang di dalamnya termasuk berbagai kebijakan politik yang tidak adil, konsep dualisme kota-desa, dan kini terhubung dengan pemiskinan masyarakat pedesaan.
Sejarah itu, pada ujungnya, melahirkan kenyataan urban yang tidak terlepas dengan kenyataan kemiskinan dan pemiskinan, karena kelahirannya adalah sesuatu yang dikondisikan.
Kandungan sastra tentu tak lepas dari ragam persoalan kehidupan manusia dengan segala tetek-bengeknya. Semua terpapar dengan filosofi dan citraannya. Kekayaan pengalaman referensial dan faktual yang dimiliki pengarang dapat mewarnai karya dengan ketajaman pena dan kedalaman makna yang dikandungnya.
Sastra urban adalah kebangkitan sastrawan kebangsaan: sastra yang mampu memaknai kata dan menggetarkan kehidupan kemanusiaan. Sastra yang menyentuh dan bukan menyinggung: menghidupkan kembali ruh bangsa yang sekian lama belum terumuskan.
Bukankah sesungguhnya usia kebangsaan di negeri ini jauh Iebih tua dari usia negara? Maka sastra urban akan memfungsikan dirinya sebagai sumber perenungan, yang mampu berperan aktif untuk merumuskan kenyataan, mengabarkan keadaan bangsa manusia dimana tanah, sawah dan ladangnya telah berganti rupa, menumbuhkan pabrik-pabrik.
Kebiasaan (tradisi) menanam telah lama berganti menjadi keterpaksaan membeli. Konflik internal ini, sesungguhnya, sengaja dikondisikan oleh sebuah desain yang maha besar untuk kepentingan kapital. Akibatnya, sebuah perangkap diciptakan untuk menangkap dan menampung makhluk manusia, kemudian dihabisi tanpa kemanusiaan: dikejar-kejar, ditangkapi dan dimusnahkan daya hidupnya.
Tapi, seniman (sastrawan) selalu berusaha untuk menemukan ruangnya karena tuntutan nurani. Menjadikan sastra sebagai media yang selalu merdeka, merangkum persoalan hidup, yang lahir dari kesejatian manusia: layaknya sebuah puisi yang mencitrakan tragik kehidupan yang sesunggulhnya.
Kota takkan memberi ruang kultural bagi mereka dan mereka dipaksa untuk menjadi konsumer, bukan memproduksi. Tak dapat dibayangkan, dalam hitungan kira-kira, 20 tahun ke depan, generasi (anak cucu) kita akan makin tumbuh invalid karena kehilangan akar budayanya.
Seni akan berubah menjadi iven dan ini sudah jelas bukan citraan hidup manusia. Dari sinilah sastra urban 'mengada', menyiapkan perangkat dan fungsinya, menyelamatkan kehidupan kemanusiaan!
Serba getir
Sastra urban lahir di zaman yang serba getir, ditulis/dilisankan oleh manusia yang segelintir, yang menyadari keberadaan bahwa seni adalah kebutuhan rohani. Tapi, karena mahalnya pertunjukan, malam dan hujan, sementara besok harus 'memburuh' lagi, maka sastra harus diantarkan.
Dengan kata lain, kerlip cahaya sastra belum tentu muncul di kampus-kampus, tapi di jalanan, karena bintang itu bukan di dalam sangkar tapi di angkasa.
36. artikel yang umumnya dibuka dengan ringkasan tentang apa yang hendak disampaikan disebut artikel
artikel yang umumnya dibuka dengan ringkasan tentang apa yang hendak disampaikan disebut artikel FiksiMATA PELAJARAN:BAHASA INDONESIA
______________✌
disebut artikel ringkasan bersifat fiksi.________karena dibuka oleh berbagai macam ringkasan itu______✌
37. jelaskan perbedaan artikel koran dan artikel di jurnal karya ilmiah
Jawaban:
perbedaannya:
jumlah halaman lebih pendek, hanya beberapa ratus kata (artikel koran).
sedangkan jumlah halaman sekitar 30 halaman (artikel jurnal).
Penjelasan:
maaf ya kalo ada yang salah semoga membantu :)38. Artikel yang umumnya dibuka dengan ringkasan tentang apa yang hendak disampaikan disebut artikel
Artikel resensi
smoga mmbntu,maaf kalo salah
39. Apa perbedaan antara jurnal dan artikel?
Pembahasan
Artikel adalah sebuah hal yang berupa hasil dari penulisan yang ditulis dan biasanya dilengkapi dengan informasi-informasi yang sudah faktual (benar-benar nyata). Selain itu, artikel juga bisa dikatakan sebagai salah satu karangan yang dipublikasikan lewat media online seperti blog maupun bisa lewat cetakan yang nanti hasilnya berupa koran, majalah, dan lain sebagainya. Artikel biasanya ditulis dalam rangka bertujuan supaya bisa memberikan informasi yang bisa mendidik seperti memberikan fakta-fakta menarik seputar dunia, memberikan ilmu pengetahuan dan adapun artikel yang sifatnya bisa menghibur.
Berdasarkan penelitian yang ada pada artikel, dibedakan lagi menjadi dua diantaranya yaitu artikel penelitian dan artikel non-penelitian. Bedanya diantaranya adalah sebagai berikut:
- Artikel penelitian adalah artikel yang ditulis berdasarkan penelitian-penelitian yang sifatnya ilmiah. Yaitu artikel yang hanya berisi hal-hal penting, contohnya adalah penemuan yang ada pada penelitian yang ditulis lewat artikel, penjelasan terhadap hasil temuan pada penelitiannya lalu pada akhirannya biasanya dilengkapi dengan kesimpulan.
- Artikel Non-penelitian adalah artikel yang tidak mengarah kepada laporan seperti pada artikel penelitian. Sifatnya sendiri tidak memiliki kepanjangan yang bisa melebihi 20 halaman. Dan, biasanya artikel non-penelitian tidak terlalu rumit banget seperti pada artikel penelitian. Yang berarti, tetap bisa dikategorikan dalam jenis artikel ilmiah tetapi tidak terlalu kepanjangan.
Lalu, bedanya dengan jurnal?
Jurnal adalah salah satu hal yang berupa isiannya tertulis dari sekumpulan artikel yang ditulis didalamnya. Dan, untuk jadwal publikasinya buat jurnal biasanya dilakukan setidaknya 2-4 kali dalam setahun ataupun bisa dihitung sebagai seperempat kali dalam setahun. Jurnal biasanya ditulis secara ilmiah dan sebelum dipublikasi, akan melewati yang namanya tahapan direview terlebih dahulu sebelum dipublikasi. Dan, setelah melewati proses tahapan evaluasi. Barulah, disana akan dipublikasikan jurnal tersebut. Lalu, kira-kira bagaimana dengan isian apa saja di Jurnal? umumnya, Jurnal ditulis berdasarkan inspirasi ataupun berbagai sumber dan informasi yang didapatkan dari setiap penulisan di artikel. Untuk pembagiannya jurnal sendiri ada 3 macam yaitu diantaranya adalah: jurnal yang hanya ditargetkan untuk profesi, jurnal yang bersifat akademik dan jurnal popular.
Pelajari Lebih LanjutTentang hal-hal yang berkaitan, dapat disimak juga di:
Bagaimana karakteristik penggunaan kata dalam Artikel: https://brainly.co.id/tugas/19296625Artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi setiap peristiwa: https://brainly.co.id/tugas/26129062Teks editorial tentang rendahnya minat baca para pelajar indonesia: https://brainly.co.id/tugas/24887896Detail JawabanKelas: VII
Mapel: Bahasa Indonesia
Bab: Menulis Karya Ilmiah
Kode Kategorisasi: 7.1.5
Kata kunci: Beda Jurnal dan Artikel
≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡≡
#OptiTeamCompetition
#AprilMay2020
#TingkatkanPrestasimu
40. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara: (a) Artikel Populer, (b) Artikel Ilmiah, (c) Artikel Ilmiah Jurnal, serta tampilkan masing-masing contohnya. Tunjukan perbedaannya dalam sistematika/tata penulisannya.
1. Persamaan:
Berasal dari rumpun nonfksi.Fakta yang obyektif.2. Perbedaan:
Artikel ilmiah dan Artikel Ilmiah Jurnal harus sesuai dengan aturan atau standar baku kaidah kebahasaan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Sedangkan Artikel Populer dalam sistematika penulisannya tidak memiliki ketentuan yang baku (asalkan logis, sistematis dan mudah dipahami).Penjelasan:
Artikel ilmiah didefinisikan sebagai karya tulis nonfiksi yang berbentuk artikel dan ditulis demi kepentingan akademik maupun kepentingan kedinasan. Contohnya skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, dll.
Artikel populer didefinisikan sebagai sautu karya tulis nonfiksi yang bentuknya artikel dan ditulis demi kepentingan publik atau khalayak luas. Contohnya koran, majalah, web, blog, dll.
Artikel Jurnal ilmiah didefinisikan sebagai tulisan yang isinya artikel informatif dan akademis mengenai topik yang diterbitkan secara periodik.
Pelajari lebih lanjut
Pelajari lebih lanjut tentang artikel iliah dan artikel populer pada
https://brainly.co.id/tugas/45295266
#BelajarBersamaBrainly